//
you're reading...
Budidaya Champignon

Budidaya Jamur Champignon bagian II


Jamur kancing-champignon-agaricus bisporus

Budidaya Jamur Champignon

Tahapan budidaya jamur kancing pada dasarnya hampir sama dengan jamur kompos lainnya seperti jamur merang yaitu dimulai dengan pembuatan kompos, sterilisasi, inokulasi/penanaman bibit, dan pemanenan. Perbedaannya terletak pada  perlakuan di dalam beberapa tahapannya.

Berikut tahapan-tahapan dalam  budidaya Jamur kancing :

1. Pengomposan

Jerami merupakan salah satu media utama dalam budidaya jamur kancing. Kandungan hara dalam jerami seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) sangat diperlukan untuk pertumbuhan jamur. Hanya saja unsur Nitrogen dalam jerami belum mencukupi kebutuhan jamur untuk tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan tambahan media lain yang memiliki kandungan N yang cukup tinggi seperti pupuk organik atau pupuk alami dari kotoran kuda atau kotoran unggas. Selain unsur-unsur tersebut, jamur juga memerlukan  nutrisi dan vitamin yang bisa diperoleh dengan penambahan bekatul/dedak. Untuk menjaga pH media tanam agar tetap netral (pH 7)  diperlukan juga penambahan kapur (CaCo3).  Bahan lain yang sangat dianjurkan untuk  ditambahkan yaitu air kelapa karena kandungannya yang lengkap . Air kelapa kaya akan mineral, vitamin, gula, maupun asam amino yang sangat baik untuk pertumbuhan jamur.

Supaya nutrisi dalam media dapat diserap dengan mudah oleh jamur, media tanam perlu dimatangkan/dilapukkan terlebih dahulu melalui proses pengomposan. Pengomposan selain dapat melapukkan media, juga dapat mematikan mikroba-mikroba patogen/penyakit  sehingga dapat mengurangi kemungkinan kontaminasi.

Beberapa formula media tanam yang bisa digunakan dalam budidaya jamur kancing diantaranya :

a)      Formula 1

  • 100 kg jerami
  • 5 kg Bekatul
  • 2 kg Kapur
  • 1 kg ZA
  • 3 kg Urea
  • 3 liter Air Kelapa

b)     Formula 2

  • 100 kg jerami
  • 10 kg kotoran kuda / kotoran ayam
  • 5 kg bekatul
  • 1 kg urea
  • 2 kg kapur

Teknik Pengomposan :

  • Jerami dipotong-potong (semakin kecil semakin baik) kemudian dicuci dengan air mengalir. Setelah bersih dari tanah dan zat-zat pengotor lainnya, jerami ditiriskan. Kelembaban jerami dijaga antara 60-70% yang ditandai dengan kondisi jerami yang basah tetapi ketika diangkat airnya tidak sampai menetes.
  • Jerami selanjutnya disusun setinggi 10-15 cm, kemudian diselingi dengan menaburkan  kapur, bekatul, dan kotoran kuda/ayam di atasnya.  langkah tersebut  diulang hingga tumpukan jerami mencapai ketinggian  ±1,5 m. Agar pengomposan berjalan dengan baik, tumpukan media jerami sebaiknya  di tutup dengan terpal atau plastik.

Untuk menghasilkan kompos yang merata, lapisan di aduk setiap tiga hari sekali. Tiga hari pertama lapisan diaduk/dibalik sambil ditambahkan urea. Tiga hari kedua atau hari keenam lapisan dibalik lagi sambil ditambahkan dengan ZA. Setiap tiga hari selanjutnya lapisan di balik tanpa penambahan zat lain. Pengomposan dilakukan selama 18-21 hari. Proses pengomposan yang sempurna akan menghasilkan kompos dengan cirri warna yang gelap, tidak berbau, struktur halus/remah dan pH netral (pH 7).

Rial Aditya & Winda Agustiani

from various sources

Artikel/info Lainnya :

BUDIDAYA JAMUR CHAMPIGNON/KUPING bagian III

PELATIHAN / WORKSHOP PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA JAMUR

EBOOK + MODUL + VIDEO TUTORIAL BUDIDAYA JAMUR

About rial aditya

081220834034

Discussion

19 thoughts on “Budidaya Jamur Champignon bagian II

  1. mas, mau beli bibit jamur kancingnya & tlong utk teknik budidayanya mas… thks

    Posted by Dede Raksi | June 28, 2011, 2:10 pm
  2. ada yg tau nggak pelatihan cara membuat burger jamur .thank’s

    Posted by sadat | June 12, 2011, 1:06 pm
  3. saya mau nyoba tapi bibit belum ada kalau boleh tolong informasi untuk pembelian bibit jamur champignon mdia F1 trims

    Posted by Iqbal Fazuani | April 28, 2011, 2:39 pm
  4. Mas, mau tanya kisaran suhu yang dibutuhkan jamur kancing(champgnon) lbih dingin atau sama dngan jamur tiram?kal sprti daerah puncak bogor kira2 bagaimana?thks

    Posted by Yusuf | March 21, 2011, 8:56 pm
  5. saya mencari bibit jamur champignon dimana ya? apakah ada yang tau?
    klo ada yang tau khususnya wilayah jawa tengah mohon kasih tau saya di hp 081906354520/081389189554
    terima kasih

    Posted by kukuh khusniawan | December 31, 2010, 9:26 pm

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 682 other followers

%d bloggers like this: