I. PENDAHULUAN
Memasuki tahun 2012, Ganesha Mycosoft sebagai perusahaan konsultan agribisnis, produsen bibit dan budidaya jamur terus mengembangkan diri untuk memasuki industri hilir berbasis pangan yang berasal dari olahan jamur. Tingginya produksi jamur yang dihasilkan di Bandung sebagai salah satu sentra jamur tiram terbesar di Indonesia mendorong kami untuk terus berkreasi dalam upaya meningkatkan nilai jual sekaligus sebagai bentuk promosi edukasi jamur konsumsi sebagai pangan sehat dan pangan alternatif baik di masa kini maupun masa depan.
Untuk merealisasikan rencana ini, sejak lebih dari 2 tahun ke belakang GM telah memulai riset serta melakukan promosi dan penjualan produk olahan jamur tiram di berbagai event pameran, pelatihan, seminar, promosi online, jaringan rekanan di berbagai daerah, dll. Sebagai sarana pendukung promosi dan penjualan, kami pun membua booth dengan tampilan yang modern dan menarik.
kami optimis bahwa bisnis ini akan berkembang dengan pesat, tentunya didukung dengan promosi serta penjualan produk yang selama ini sudah kami lakukan, pengembangan produk yang terus ditingkatkan, kecenderungan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan sehat, tempat yang strategis serta Bandung dan sekitarnya yang dikenal sebagai kota tujuan wisata terutama wisata kuliner.
1) Visi
Menjadi perusahaan skala nasional dalam industri kuliner jamur terintegrasi.
2) Misi
- Mempopulerkan jamur tiram dalam bentuk panganan olahan melalui pendekatan kualitas (cita rasa, pelayanan, packaging, serta kesehatan).
- Mensosialisasikan manfaat jamur terutama jamur tiram bagi kesehatan masyarakat Bandung pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.
- Mempeluas jaringan pemasaran melalui sistem kerjasama usaha
- Membangun pusat produksi kuliner yang bertempat di Bandung
II. ANALISIS PASAR
Kebutuhan dan kesadaran masyarakat atas pola hidup serta makanan yang sehat saat ini terus meningkat ditengah segala macam kesibukan dan hiruk pikuk kehidupan terutama daerah perkotaan. Maraknya pemberitaan mengenai makanan cepat saji yang tidak sehat serta jajanan makanan yang diolah dengan cara yang tidak layak menuntut masyarakat untuk berhati hati dan semakin pandai dalam memilah produk makanan yang aman dan sehat. Jamur dengan segala kelebihannya menawarkan solusi yang tepat. Diolah dalam bentuk makanan cepat saji namun lezat dan menyehatkan, hal ini menawarkan pilihan baru yang sangat layak untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
1) Konsep Usaha
Dengan mengusung konsep healthy fast food and organic, bisnis kuliner jamur ini akan diperkenalkan melalui dua model usaha yaitu dalam bentuk restoran yang berfungsi sekaligus sebagai outlet pusat dan gerai-gerai booth yang harapannya bisa terus berkembang dan tersebar di Bandung dan sekitarnya melalui sistem kerjasama usaha bagi hasil.
2) Deskripsi Produk
Produk yang ditawarkan yaitu berbagai jenis olahan kuliner jamur terutama yang berasal dari jamur tiram. Adapun jenis-jenis olahan jamur yang disajikan seperti nugget jamur, siomay jamur, burger jamur, mushroom bento, baso goreng jamur, keripik jamur, jamur crispy, dll.
3) Deskripsi Konsumen
Melalui gambaran di atas, maka berdasarkan variabel demografis, segmen konsumen yang bisa dibidik dalam bisnis ini pada dasarnya adalah masyarakat umum, mulai dari pelajar/mahasiswa, wiraswasta, pegawai kantor, hingga keluarga.
Segmentasi Pasar
- Perumahan dan pusat keramaian
- Dekat perkantoran dan Kampus
- Mall, Food Court dan Pasar Grosir
III. ANALISIS KEUANGAN
Usaha kuliner jamur merupakan tahapan selanjutnya dari Ganesha Mycosoft Project dimana sebelumnya kami sudah mengawali project ini melalui usaha pembibitan dan budidaya jamur.
Rincian Anggaran Usaha untuk pembuatan Gerai Booth kuliner jamur ini adalah sebagai berikut :
|
No |
Uraian |
Unit |
Biaya satuan (Rp) |
Qtt |
Nilai (Rp) |
|
|
I |
Biaya Investasi sarana | |||||
| Sewa Gerai |
tahun |
12,000,000.00 |
1 |
12,000,000.00 |
||
| Gerobak+stripping |
set |
6,000,000.00 |
1 |
6,000,000.00 |
||
| desain ruang + kanopi |
set |
2,900,000.00 |
1 |
2,900,000.00 |
||
| Alat masak+meja kompor |
set |
1,500,000.00 |
1 |
1,500,000.00 |
||
| Kursi+meja, kulkas (second), dll |
set |
2,700,000.00 |
1 |
2,700,000.00 |
||
| Total Biaya Investasi sarana |
25,100,000.00 |
|||||
|
II |
Biaya Operasional / bulan | |||||
| Promotion tools |
set |
500,000.00 |
1 |
500,000.00 |
||
| (spanduk, x-banner, brosur,iklan, website, dll) | ||||||
| Bahan olahan jamur |
6,500,000.00 |
1 |
6,500,000.00 |
|||
| Kemasan |
700,000.00 |
1 |
700,000.00 |
|||
| Gaji pegawai |
orang |
1,000,000.00 |
3 |
3,000,000.00 |
||
| Total Biaya Operasional |
bulan |
1 |
10,700,000.00 |
|||
| Total Modal |
35,800,000.00 |
|||||
|
III |
Biaya Penyusutan/bulan | |||||
| Sewa Gerai |
bulan |
12,000,000.00 |
12 |
1,000,000.00 |
||
| gerobak |
bulan |
6,000,000.00 |
30 |
200,000.00 |
||
| desain ruang |
bulan |
2,900,000.00 |
24 |
120,833.33 |
||
| Alat masak |
bulan |
1,500,000.00 |
24 |
62,500.00 |
||
| Kursi, meja,dll |
bulan |
2,700,000.00 |
24 |
112,500.00 |
||
| Total biaya penyusutan |
1,495,833.33 |
|||||
|
IV |
Penjualan/ bulan | Target Penjualan | ||||
| Siomay jamur |
Porsi |
8,000.00 |
300 |
2,400,000.00 |
10 porsi per hari |
|
| sosis jamur |
porsi |
8,000.00 |
300 |
2,400,000.00 |
10 porsi per hari |
|
| crispy jamur |
porsi |
6,000.00 |
450 |
2,700,000.00 |
15 porsi per hari |
|
| Keripik jamur |
pack |
9,000.00 |
600 |
5,400,000.00 |
20 pack per hari |
|
| bento jamur |
porsi |
10,000.00 |
300 |
3,000,000.00 |
10 porsi per hari |
|
| Burger jamur |
porsi |
8,000.00 |
150 |
1,200,000.00 |
5 porsi per hari |
|
| kolak jamur +yoghurt jamur |
cup |
5,000.00 |
450 |
2,250,000.00 |
15 cup per hari |
|
| Total Penjualan |
2550 |
19,350,000.00 |
||||
| Pendapatan kotor |
bulan |
1 |
19,350,000.00 |
1. Total Modal yang diperlukan = Biaya Investasi sarana + Biaya Operasional
= Rp. 25,100,000.00 + Rp. 10,700,000.00
= Rp. 35,800,000.00
2. Biaya Produksi = Biaya Penyusutan + Biaya Operasional
= Rp. 1,495,833.33 + Rp. 10,700,000.00
= Rp. 12,195,833.00
3. Pendapatan bersih (Net Profit) = Pendapatan kotor – Biaya Produksi
= Rp. 19,350,000.00 - Rp. 12,195,833.00
= Rp. 7,154,167
Pembagian keuntungan
Kepentingan sosial = 5% (zakat 2,5% + kepentingan sosial 2,5%)
= Rp. 357,708.35
pembagian keuntungan bersih (cash netto profit) per bulan adalah
Pengelola = Rp. 3,398,229 (50 % nett profit)
Investor = Rp. 3,398,229 (50 % nett profit)
PENUTUP
Demikian Business Plan pengembangan usaha kuliner jamur ini penulis susun. Dari hasil analisis penulis mengenai peluang pemasaran, operasional, dan keuangan, penulis optimis bahwa usaha kuliner jamur ini sangat layak dan memiliki prospek untuk terus berkembang.
Wassalam,
Rial aditya
Ganesha Mycosoft Direktur
*note
Untuk saat ini kami menawarkan sistem kerjasama bagi hasil dengan model pengelolaan seluruhnya menjadi tanggungjawab kami sehingga diharapkan manajemen akan lebih terpadu dan dapat memberikan keuntungan yang terbaik bagi kedua belah pihak.
Nilai investasi bisa keseluruhan atau sebagian.
Untuk informasi lebih lengkap bisa menghubungi saya di 081221607314
Tumbuh kembangnya Entrepreneurship adalah solusi untuk negeri ini.
Segera bergabung bersama kami menuju Indonesia Sehat, Mandiri, dan Sejahtera. Amin
dot
























Posted by suparno on October 30, 2011 at 7:34 pm
terima kasih gan sangat membantu Proposal tersebut mudah – mudahan kedepan lebih banyak proposal yang disajikan