Home » Posts tagged 'rial aditya'

Tag Archives: rial aditya

Pentingnya Perawatan Baglog yang Intensif {Biar Happy Ending :)}

Rekan rekan, tujuan membudidayakan jamur tentu ingin hasil panen sebanyak banyaknya dan ditunjang oleh kualitas  jamur yang sesuai dengan parameter yang diinginkan pasar hingga akhirnya pembudidaya mendapatkan harga jual yang terbaik dengan kuantitas  yang melimpah dan berakhir happy :).

Ada pasar yang suka jamur  berukuran besar dengan sedikit rumpun, ada juga sebaliknya, lebih menyukai jamur berumpun banyak dengan ukuran sedang atau kecil.  Ada yang ingin teksturnya padat dan kering, ada juga yang lebih menyukai tekstur yang moist dan empuk.

Kondisi  ini pada akhirnya menuntut pembudidaya untuk mengupayakan bibit dengan strain jamur yang terbaik, yang pertumbuhannya begini dan begitu dengan beragam  syarat. Maka hadirlah beragam jenis bibit jamur dengan macam-macam namanya. Mengupayakan bibit yang terbaik tentu hal yang bijak dan sebuah keharusan bagi setiap pembudidaya. Siapa coba yang tidak mau bibit kualitas super?…

hanya kadang kita lupa, setelah mendapatkan bibit yang dirasa cocok untuk kita budidayakan, lantas kita produksi baglognya, kita inkubasi hingga siap panen, namun tiba saatnya pada momen yang paling menentukan yaitu perawatan selama masa produktif,  yang terjadi sebagian orang terkadang malah lupa untuk memberikan perhatian yang sangat intens.

tiram-abu-ganesha-mycosoft

Karena merasa sudah memiliki bibit yang super, akhirnya kita serahkan sebagian besar nasib pertumbuhan jamurnya  pada bibit dan resep komposisi baglog yang kita yakini terbaik, namun sayangnya dengan perawatan yang apa adanya. Karena sibuknya produksi dan panen, kebersihan kumbung seringkali diabaikan. Serbuk kayu berserakan. Laba laba bersarang dengan bebasnya.  Kelembaban ruangan tidak diukur, yang penting basah. Aerasi udara tidak diatur. Penyiraman seenaknya . Baglog yang sudah dipanen kurang diperhatikan dan terkadang masih ada sisa sisa bonggol yang menempel atau jamur jamur yang membusuk. Dan tibalah beragam hama dan penyakit.

Kalau sudah begini yaa sudah :). Pengalaman saya, produktifitas bisa berkurang hingga 50%, mungkin lebih…bukan karena bibitnya, bukan karena medianya, tapi karena kurang dirawat.

Hihihi… mungkin sama saja dengan cinta pada pasangan. Awalnya mesra, lama lama ?????? penuh tanya. Bubaaaar

Rekan rekan maaaf, saya bukan niat menggurui, apalagi rekan rekan yang sudah hebat hebat usahanya.  Artikel  artikel ini hanya cara saya mengingatkan diri saya, namun barangkali ada sedikit manfaatnya untuk rekan rekan tentu Alhamdulillah.

 

Hatur nuhun

Rial aditya

Organikganesha.com

Stok Bibit Jamur Minggu Ini per tanggal 26 Desember 2015 Produksi Ganesha Mycosoft

bibit jamur Ganesha Mycosoft

Stok bibit dan baglog minggu ini per tanggal 26 Desember 2015 :

F0 tiram : 68 tabung reaksi

F1 tiram putih media jagung/sorgum : 245 botol

F1 kuping : 50 botol

F2 tiram putih media jagung  : 820 botol/bag

F2 tiram putih media serbuk : 200 bag

F2 tiram kuning media serbuk : 80 bag

F2 tiram pink media serbuk  : 85 bag

F3 media produksi tiram putih: 22.000 baglog

 

Harga bibit :

F0 : Rp. 100.000 / tabung reaksi

F1 media jagung/sorgum : Rp. 35.000 / botol

F2 media jagung : Rp. 7500 / bag

F2 media serbuk : Rp. 5000 / bag

 

bibit lain yang sedang tahap produksi : F0 tiram coklat, F0 shiitake, F0 king oyster, F1 tiram coklat.

 

Bagi rekan rekan yang berminat, berikut cara ordernya :

1. Silakan SMS/WA ke :  Rial Aditya 085794829191 / 08122199811, tuliskan jenis dan jumlah pesanan serta nama pengirim. (silahkan telpon bila betul betul diperlukan)
2. Kami akan mengecek kesediaan stok barang. Jika tersedia kami akan segera  memberitahukan jumlah rupiah yang harus rekan-rekan transfer.
3. Setelah  transfer  selesai, segera beritahu kami via sms dan sebutkan pula ALAMAT LENGKAP  rekan-rekan.
4. Kami akan konfirmasi secepatnya setelah kami mengecek uang yang telah ditransfer.
5. Setelah transferan masuk, kami akan segera kirimkan barangnya via jasa ekspedisi atau POS.
6. Setelah barang terkirim, no. resi pengirimannya akan kami sampaikan  via SMS.
7. Lama pengiriman tergantung kota tujuan.
8. Jika barang sudah rekan-rekan terima, segera kabari kami via sms.
9. Jika hingga 1 minggu barang belum anda terima, segera hubungi kami untuk menelusurinya.

Untuk keperluan konsultasi bisa menghubungi kami di 08122199811 (rial aditya / email : rialgec@gmail.com)

bibit jamur bibit kultur murni jamur (bibit F0) Ganesha Mycosoft Bandung

Pengaruh Petir Terhadap Pertumbuhan Jamur (bagian 2)

Salam sejuk rekan rekan   (Sore hari di Cisarua Bandung ketinggian 1170 dpl, dekat gunung Burangrang)

Kita lanjutkan tulisan sebelumnya ya…

Oke cerita punya cerita, saya teruskan pencarian informasinya ke jurnal jurnal lain yang berkaitan dengan enzim laccase ini. Rekan rekan yang mau baca jurnalnya silahkan googling, salah satu jurnal yang saya baca berjudul  Low carbon/nitrogen ratio increases laccase production from basidiomycetes in solid substrate cultivation.

Dari judulnya kita tentu sudah mulai curiga ternyata produksi enzim Laccase ini ada hubungannya dengan C/N rasio substrat jamur atau yang biasa kita sebut baglog. C/N rasio yang kecil mempengaruhi peningkatan jumlah Lakase. Peningkatan jumlah lakase mempengaruhi pertumbuhan tubuh buah jamur, Clear.

Kita bahas dulu sedikit mengenai Laccase. Enzim Lakase ini merupakan salah satu enzim yang sering digunakan sebagai biokatalis pada proses degradasi lignin. Jamur seperti Pleurotus ostreatus, Lentinula edodes dan  Agaricus blazei merupakan jamur konsumsi yang secara alami memiliki kemampuan untuk  memproduksi Laccase (Colauto et al., 1998; Colauto et al., 2010; Colauto and Eira, 1995; Eira et al., 2005; Moda et al., 2005; Regina et al., 2004). Sintesis enzim ini  sangat dipengaruhi oleh strain jamur, komposisi substrat dan kadar nitrogen dalam media budidaya ( Elisashvili et al , 2008; . Elisashvili dan Kachlishvili , 2009; Staji et al., 2006) .

Dari berbagai parameter penentu dalam budidaya jamur,  C/N  rasio merupakan salah satu faktor yang paling penting untuk menyeimbangkan biomassa dan produksi biokomposit. Kelebihan atau kekurangan kandungan nitrogen dalam substrat/media baglog bisa menjadi faktor pembatas dalam pertumbuhan jamur. (Mantovani et al., 2007)

Jadi apa itu C/N rasio? Definisi sederhananya berarti rasio atau perbandingan antara massa karbon terhadap massa nitrogen pada suatu zat. Supaya lebih terbayang berikut table C/N rasio beberapa jenis bahan.  Bisa kita lihat, serbuk gergaji ternyata C/N rasionya tinggi sekali. Biasanya antara 300-500.

Tabel C dan N

 

Bla bla bla..sedikit saya ringkas kajiannya…

Ternyata C/N rasio yang tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan miselium dan sebaliknya menurunkan produksi enzim Lakase. Produksi enzim yang menurun berarti akan menurunkan pertumbuhan tubuh buah jamurnya.

 

Menjadi menarik, ternyata pertumbuhan miselium yang putih tebal tidak menjamin pertumbuhan jamur yang subur. Dalam beberapa hal, kasus seperti ini juga pernah saya alami dimana baglog yang kami produksi miseliumnya putih tebal tapi ternyata pertumbuhan jamurnya malah minim.

Sekali lagi saya tidak menyimpulkan bahwa miselium baglog yang putih tebal, pertumbuhan jamurnya pasti jelek. Saya hanya mengatakan bahwa miselium baglog yang putih tebal tidak menjamin pertumbuhan tubuh buah jamur yang subur.

Merujuk kembali ke tabel di atas yang mana C/N rasio untuk serbuk gergaji sebagai media utama baglog sangat tinggi dibandingkan media media lainnya, maka perlu perlakuan tambahan agar C/N rasionya semakin kecil.

Salah satu cara untuk menurunkan C / N rasio  yaitu dengan menambahkan sumber Nitrogen  non – protein. Nitrogen non-protein merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut komponen seperti urea dan amonium sulfat, yang bukan  protein tapi bisa diubah menjadi protein oleh mikroorganisme ( Fonnesbeck et al., 1975)

Teeeeeeeeeeeeeeet ketiga.Sampai disini saya jadi kaget sendiri. Dari awal saya mengkaji tentang Petir sekarang malah sampai lagi di Nitrogen. Kalau di runut lagi sebenarnya kan seperti ini

Petir ternyata mempengaruhi pertambahan enzim Lakase. Pertambahan enzim lakase  mempengaruhi peningkatan pertumbuhan tubuh buah jamur. Petir ternyata hanya salah satu sarana saja yang bisa menyebabkan meningkatnya Enzim Lakase. Selain karena petir, produksi Enzim Lakase juga bisa meningkat apabila C/N rasio media/substrat jamurnya kecil.

Dikarenakan C/N rasio serbuk gergaji sangat tinggi maka perlu diturunkan dengan penambahan unsur N. Unsur Nitrogen bisa diperoleh dari pupuk urea, pupuk ZA, pupuk organik, pepton dll. Clear.

Rekan rekan, saya tidak mengatakan, menganjurkan atau mengharuskan Anda untuk menggunakan tambahan pupuk kimia urea atau ZA ke dalam media baglog. Karena saya pribadi lebih concern pada bidang organik. Ini tentu pilihan bagi kita masing masing, Anda bisa menggunakan pupuk urea atau ZA tentunya dengan kadar yang berimbang (sumbang saran kalau memang memilih pilihan ini cukup pakai 1% saja) atau menggunakan pupuk organik yang dibeli atau dibuat sendiri. Atau saat ini juga, kalau saya tidak salah sudah ada ZA yang food grade.

Note. Kapan waktu insyaAllah akan saya bahas cara membuat pupuk organic dengan N tinggi. Kalau ada dari rekan yang bisa bikin juga silahkan di share ya.. kita bagi bagi ilmu.

Rekan rekan, kajian ini hanya untuk membuka wawasan saja, latihan kita bersama untuk terus belajar menggali pengetahuan, melakukan segala sesuatunya dengan pemahaman yang memadai, saling mengisi kekurangan karena belum tentu juga kajian saya ini benar adanya, mungkin ada analisis saya yang salah, atau informasi yang belum lengkap, silahkan beri masukan masukannya. Yang pasti kita harus menjadi petani pembelajar, bukan sekedar petani yang ikut ikutan saja tanpa memahami prinsipnya.

Semoga usaha kita semakin maju dan sejahtera. Amin

 

Rial Aditya / rumaJamur Bandung

Ganesha Mycosoft

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,111 other followers