FUNGI FACT AND NEWS

mushroom can save the world


Jamur yang umumnya dikenal sebagai salah satu bahan dasar  membuat sup ataupun campuran makanan lain ternyata memiliki kemampuan luar biasa untuk menjadi bahan dasar dalam upaya menyelamatkan bumi ini.

Ada sekitar 75.000 spesies jamur yang sudah teridentifikasi. Namun demikian para ilmuwan menyatakan bahwa kemungkinan masih ada sekitar 1 juta spesies lagi yang belum teridentifikasi. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti memberi perhatian lebih terhadap peranan jamur yang luar biasa ini untuk kehidupan, menggunakan mereka untuk membersihkan bumi, menyembuhkan berbagai penyakit dan mempertahankan hidup yang sehat.

  1. Jamur dapat Membersihkan Tumpahan Minyak

Menggunakan jamur untuk membersihkan atau menetralisir polutan lingkungan seperti minyak disebut mycoremediation. Jamur tertentu memiliki kemampuan bertahan hidup pada lingkungan yang beracun. Ketika ditempatkan pada zona  tumpahan minyak,  jamur dapat memakannya hingga habis.  Salah satu jenis jamur yang bisa digunakan sebagai mycoremediation yaitu jamur Fusarium oxysporum (F oxysporum). Mikroorganisme yang diisolasi dari hutan tropis di Indonesia itu bisa mengurai minyak mentah pada media air ataupun tanah dalam kondisi basa ataupun asam serta bersalinitas (berkadar garam) tinggi.

Sebenarnya, keluarga Fusarium dikenal sebagai penyebab penyakit pada tanaman pertanian seperti bawang dan pisang. Pada manusia, F oxysporum bersifat patogen, antara lain menyebabkan infeksi jamur pada kornea (fungal keratitis), kuku (onychomycosis), dan kulit (hyalohyphomycosis).

Jamur F. oxysporum teruji mampu mengurai minyak mentah dan beberapa turunannya seperti chrysene dan n-octadecane. Isolasi F oxysporum dicobakan pada minyak mentah. Hasilnya, jamur positif mampu menguraikan minyak. Uniknya, meski diisolasi dari hutan tropis, jamur ini tahan terhadap air laut yang berkadar garam tinggi. Selain tahan salinitas, mikroorganisme ini juga bisa tahan dalam kondisi basa dan asam (pH 4-8).

Jamur ini mampu mengurai senyawa berbahaya chrysene yang susah terurai menjadi karbon dioksida dan air yang aman bagi makhluk hidup.

  1. Jamur dapat Menggantikan Plastik

Plastik, styrofoam, dan bahan sintetis lainnya telah mengakibatkan penumpukan sampah di berbagai pantai dan lautan di seluruh dunia. Begitu juga di daratan seperti  di tempat-tempat pembuangan sampah akhir dimana sampah dari bahan sintetis seperti ini baru bisa terurai dalam kurun waktu ratusan tahun.

Para ahli dari berbagai perusahaan saat ini berlomba mencari alternatif untuk mengatasi masalah besar ini. Salah satunya yaitu Perusahaan Ecovative yang memiliki gagasan unik dan sangat bermanfaat dengan membuat kemasan busa yang terbuat dari miselium jamur (bagian vegetatif yang terdiri dari jaringan cabang seperti benang). Perusahaan pemenang penghargaan produk alternatif ramah lingkungan ini menggunakan limbah pertanian sebagai bahan baku utamanya dan saat ini sudah menjual berbagai produk berupa kemasan, papan selancar, serta bahan bangunan rumah.

  1. Jamur merupakan Organisme Utama Pendaur Ulang Alami

decomposersTanpa jamur, bumi akan dipenuhi berton-ton tumbuhan dan hewan yang mati dan tidak terurai. Bayangan sederhananya mungkin akan seperti tumpukan mobil-mobil bekas di tempat pembuangan akhir, tentu dengan jumlah yang tak terbayangkan. Untungnya, bersama-sama dengan bakteri, jamur dapat menguraikan bahan-bahan yang mati kembali menjadi tanah yang bermanfaat.

Perusahaan sosial Grocycle menggunakan kekuatan daur ulang yang dimiliki jamur untuk membuat bahan dasar substrat jamur dari ampas kopi. Mereka menjual kotak berisi substrat jamur yang berasal dari ampas kopi dengan petunjuk penggunaan dan pemeliharaan yang sangat mudah. Hanya dengan menyemprotkan air secukupnya setiap hari  kita sudah dapat  menumbuhkan jamur yang lezat yang dapat dimasak dan dimakan di rumah.

Selain itu, para ilmuwan di Mexico City menggunakan jamur untuk mendaur ulang popok  yang merupakan barang konsumen ketiga terbesar di tempat pembuangan akhir dan memerlukan waktu ratusan tahun untuk bisa terurai.

  1. Jamur dapat Menyembuhkan Penyakit Manusia

medicinal-mushroomsKemampuan  menyembuhkan yang dimiliki jamur telah lama diyakini dalam kebudayaan timur. Karena manfaatnya yang menakjubkan sebagai obat, saat ini penelitiannya semakin menyebar luas hingga ke dunia barat. Jamur memiliki sejumlah agen antivirus dan antibakteri yang telah terbukti untuk melawan kanker, diabetes, tekanan darah tinggi, influenza, cacar dan berbagai penyakit lainnya.

  1. Jamur dapat Memproduksi Biofuel

Ada banyak upaya yang dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada gas dan minyak bumi.  Salah satu alternatifnya yaitu menggunakan Biofuel yang dihasilkan dari tanaman pangan seperti jagung, rumput dan ganggang. Namun tentu ada masalah yang ditimbulkan dengan menggunakan sumber-sumber makanan tersebut karena dibutuhkan banyak lahan, air dan pemeliharaan yang mahal. Hal ini berbeda dengan jamur karena tidak membutuhkan matahari untuk tumbuh dan  dapat memanfaatkan sampah serta limbah sebagai substrat tumbuhnya. Dengan begitu jamur bisa menjadi alternatif paling menguntungkan dalam menghasilkan biofuel serta tidak menimbulkan masalah baik secara ekonomi maupun lingkungan.

  1. Jamur Lezat dan Sehat

Meskipun jamur termasuk ke dalam kategori sayuran tetapi sebenarnya jamur memiliki kerajaan dan kategori sendiri yaitu kerajaan Fungi. Jamur mengandung kalori yang rendah, bebas lemak, bebas gluten, bebas kolesterol, rendah sodium dan satu-satunya sumber makanan yang memproduksi vitamin D. Vitamin D sangat penting karena dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium yang dibutuhkan terutama oleh tulang dan gigi.

  1. Jamur merupakan Pestisida Alami Tak Beracun

Penggunaan pestisida kimia untuk mengatasi serangan hama pada tanaman terbukti tidak hanya menghilangkan hama tetapi juga merusak tatanan ekosistem dan mengancam pola hidup sehat.

Jamur telah diketahui memiliki kemampuan menjadi pestisida alami yang tidak membahayakan lingkungan. Spora jamur diketahui tumbuh di dalam tubuh hama seperti belalang dan menyebabkannya lemah sehingga mudah diserang oleh pemangsa alami seperti burung dan kadal.

 

 

 

Rial Aditya

diolah dari http://www.goodnet.org/

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s