PANDUAN UNTUK PEMULA

SIAPKAN SEGALA KEBUTUHAN HIDUP JAMUR (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 7)


B. Buat rumah jamur yang ideal

model kumbung jamur sederhana dengan atap rumbiaBukan hanya manusia yang memerlukan rumah tempat tinggal, jamur pun memerlukan tempat perlindungan yang nyaman. Nyaman dari gangguan mikroorganisme dan jamur yang lain, serangga dan hewan pengganggu  serta terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung. Sederhananya, untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal, jamur memerlukan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan hidupnya. 

Bangunan rumah jamur atau yang lebih dikenal dengan sebutan kumbung  biasanya dibuat dari bahan-bahan sederhana dari kerangka bambu dan dinding dari bilik bambu. Atap yang digunakan bisa menggunakan  genteng, daun rumbia, anyaman bambu atau anyaman jerami padi. Untuk kapasitas kumbung 10.000 – 15.000 baglog luas kumbung cukup 100 – 120 m2 dan ketinggian 4 – 6 meter.
model-kumbung-budidaya-jamur

Di dalam kumbung  dibuat rak-rak dari bambu atau besi untuk meletakkan baglog  jamur kayu seperti tiram, kuping, shiitake, dan lingzhi ataupun bahan kompos yang digunakan untuk jenis jamur kompos seperti merang dan champignon/kancing. Diantara rak dibuat jalan/lorong selebar 60-80 cm. Tinggi rak dibuat sedemikian rupa sesuai kapasitas produksi yang diinginkan, biasanya dibuat 3 hingga 6 tingkat. Khusus untuk jamur kompos, rak biasanya dibuat lebih lebar. Adapun untuk jamur kayu ada dua alternatif bentuk rak yaitu rak lebar dengan posisi baglog berdiri  dan rak sempit dengan posisi baglog tidur.

model rak jamur posisi baglog tidur
model rak jamur posisi baglog tidur

model-rak-jamur-untuk-baglog-jamur-berdiri

Dari segi efisiensi dan efektifitas rak sempit memiliki beberapa keunggulan yaitu kapasitas baglog lebih banyak dibandingkan rak lebar dengan ukuran ruang yang sama, pemanenan lebih mudah, cahaya lebih merata mengenai semua baglog serta penyiraman lebih aman karena sekalipun kelebihan penyiraman, air akan terjatuh dari baglog karena posisi baglog tidur. Berbeda dengan baglog berdiri, jika terjadi kelebihan penyiraman, air akan mengumpul di atas baglog yang akhirnya membuat baglog menjadi busuk. tapi sistem baglog tidur pun ada sedikit kelemahan terutama jika diterapkan di dataran tinggi  yang suhunya dingin dan basah. baglog yang bertumpuk menyebabkan kelembaban jamur terlalu tinggi.jamur yang tumbuh pada baglog di tumpukan bagian atas akan  menambah kelembaban jamur yang tumbuh di bawahnya sehingga jamur terlalu basah mudah busuk.

kumbung jamur dengan bahan pelapis paranetSelain menggunakan bahan dari bilik bambu, bangunan kumbung bisa juga dibuat dari bahan paranet, plastik, ataupun styrofoam. Untuk jamur merang yang membutuhkan lingkungan panas, penggunaan kumbung dari Styrofoam lebih cocok karena kemampuannya menahan panas di dalam ruangan. Terutama jika kita bermaksud untuk menanam jamur merang di daerah yang kurang panas, praktis penggunaan styrofoam menjadi sangat penting.
kumbung-budidaya-jamur-bahan-plastik

C. Sarana pendukung budidaya dan pembibitan

Dengan asumsi bahwa Anda akan melakukan produksi sendiri, selain kumbung yang merupakan sarana utama budidaya jamur maka Anda  perlu juga menyiapkan beberapa ruang tambahan dan peralatan yang akan digunakan untuk kelancaran produksi. Beberapa tambahan tersebut diantaranya :

  1. Ruang pengomposan dan pencampuran media

Ruangan yang digunakan untuk menyimpan, melakukan pengadukan, pengomposan hingga pembentukan media tumbuh jamur.

  1. Ruang pembibitan

Ruangan khusus untuk menyimpan dan memasukkan bibit supaya tidak mudah terkontaminasi terutama pada saat memasukkan bibit ke dalam baglog. Ruangan ini terutama diperlukan untuk jenis-jenis jamur yang dibudidayakan dalam bentuk baglog.

  1. Alat Sterilisasi media tanam.

Sebelum diisi/diinokulasi dengan bibit, media harus disterilkan terlebih dahulu.  Untuk itu steamer maupun boiler praktis sangat diperlukan. Biasanya jika budidaya jamur masih dalam skala yang kecil, para pembudidaya lebih banyak menggunakan drum bekas minyak yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk melakukan pengukusan/steam media jamur baik itu media jamur kayu maupun media jamur kompos.

  1. Laboratorium

Ruangan yang khusus disediakan untuk memproduksi bibit seandainya Anda bermaksud untuk membuat bibit sendiri. Tentunya seberapa modern peralatan di dalamnya tergantung dana yang Anda miliki. Untuk awal tidak perlu muluk-muluk. Peralatan mahal seperti laminar Air Flow bisa diganti dengan menggunakan akuarium buatan. Autoclave bisa juga diganti dengan menggunakan panci presto yang harganya jauh lebih murah. Peralatan lainnya seperti pisau bedah, botol, tabung reaksi, botol bunsen, dll dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau di toko-toko peralatan kimia terdekat. Yang paling penting dari semua itu bukanlah harga peralatan yang mahal, tapi standar kerja Anda yang baik, dengan menjaga kebersihan diri, peralatan, dan juga ruangan.

Rial Aditya

RumaJamuRGanesha Mycosoft

 

pelatihan pembuatan bibit dan budidaya jamur di bandung bersama RumaJamuR

– ganesha mycosoft -, alamat cv ganesha mycosoft, baglog jamur, baglog jamur kayu, baglog jamur tiram, bambu untuk membuat kumbung jamur, bangunan rumah jamur, cara membuat bangunan jamur, cara membuat kandang jamur, cara membuat kumbung jamur, jamur champignon, jamur kancing, jamur kompos, jamur merang, jamur tiram, jual alat minilab, kapasitas kumbung jamur, kumbung jamur, kumbung jamur sederhana, laminar air flow, membuat rumah jamur, organikganesha, peluang bisnis, peluang usaha jamur tiram, pengusaha jamur, peralatan kimia, peralatan laboratorium, perusahaan jamur, perusahaan jamur bandung, perusahaan jamur cimahi, rial aditya, rumah jamur sederhana, rumah jamur yang ideal, siapkan segala kebutuhan hidup jamur,organikganesha, peluang usaha jamur, peluang usaha budidaya jamur, alamat perusahaan jamur bandung, peluang investasi agribisnis, peluang investasi budidaya jamur,

10 thoughts on “SIAPKAN SEGALA KEBUTUHAN HIDUP JAMUR (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 7)”

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s