PANDUAN UNTUK PEMULA

TENTUKAN BIBIT JAMUR YANG AKAN DIKEMBANGKAN : PEMBUATAN BIBIT INDUK JAMUR F1 (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 11)


B. PEMBUATAN BIBIT INDUK (F1)

Bibit induk jamur F1 merupakan tahap perbanyakan sekaligus tahap perantara dari media PDA ke media produksi berupa  serbuk gergajian kayu. Umumnya, media yang digunakan berupa biji-bijian seperti jagung, millet, gandum, sorgum, beras, gabah, dll. Selain itu bisa juga menggunakan bahan campuran lain seperti serbuk gergaji dan dedak/bekatul.

pusat-produksi-bibit-jamur-rumajamur-ganesha-mycosoft_fotor
bibit jamur induk F1

Media tersebut bisa digunakan secara tersendiri atau campuran. Khusus untuk jamur merang dan jamur champignon, penggunaan media biji-bijian atau kompos jerami lebih disukai daripada media dari serbuk gergajian kayu. Wadah media biasanya menggunakan botol saus ataupun botol selai. Selain menggunakan botol rekan rekan juga bisa menggunakan plastik.

Proses pembuatan media bibit jamur F1 adalah sebagai berikut :

  1. Biji-bijian ex. jagung dicuci dan direndam selama 6-12 jam kemudian direbus/dikukus selama 10-15 menit hingga biji-bijian agak mekar. Setelah itu diperas dan ditiriskan.biji-jagung-untuk-pembuatan-bibit-induk-jamur-f1_rumah-jamur-bandung_ganesha-mycosoft
  2. tambahkan sedikit kapur 1% dari berat bijian yang digunakan, aduk hingga rata kemudian masukkan ke dalam  botol sebanyak ¾ volume botolcara-membuat-bibit-induk-jamur-f1-menggunakan-media-biji-jagung_rumahjamur-ganesha-mycosoft
  3. Tutup botol dengan menggunakan plastik tahan panas atau alumunium foilcara-membuat-bibit-induk-jamur-f1-menggunakan-media-biji-jagung-atau-sorgum_rumah-jamur-ganesha-mycosoft
  4. Sterilisasi menggunakan autoklaf /panci presto selama 30-45 menit. Untuk hasil yang lebih baik, lakukan sterilisasi sebanyak dua kali dengan selisih waktu 12 jam.cara-membuat-bibit-induk-jamur-f1-menggunakan-media-biji-jagung-sorgum-millet_rumahjamur-ganesha-mycosoft
  5. Inokulasikan miselium kultur murni (F0) ke dalam media  F1 yang telah disterilkan sebanyak satu-dua sendok spatula kecil. Inkubasi selama 10-14 hari hingga miselium memenuhi seluruh botol F1. Semakin lama miselium akan semakin padat. Bibit F1 biasanya memiliki daya tahan 2-3 bulan. Kecuali merang, biasanya hanya bertahan 1-2 bulan saja.cara-membuat-bibit-induk-jamur-f1-menggunakan-media-biji-jagung-sorgum-milletberas_rumahjamur-ganesha-mycosoft

Rial Aditya

RumaJamuR – Ganesha Mycosoft

artikel pelengkap :

PEMBUATAN KULTUR JARINGAN JAMUR (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 9)

SIAPKAN SEGALA KEBUTUHAN HIDUP JAMUR (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 7)

PELATIHAN USAHA JAMUR

siapkan segala kebutuhan hidup jamur (artikel bersambung bagian 6)

MEMBIDIK JENIS JAMUR YANG AKAN DIBUDIDAYAKAN (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 5)

JELAJAH DUNIA USAHA JAMUR

alternatif usaha yang bisa dipilih dalam bisnis jamur (artikel bersambung bagian 3)

MEMBIDIK JENIS JAMUR YANG AKAN DIBUDIDAYAKAN (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 4)

video panen jamur super cepat

 

– ganesha mycosoft -, agribisnis, bibit botol, Bibit induk jamur F1, bibit jamur merang, bibit jamur tiram, cara membuat bibit jamur, jamur champignon, jamur merang, jamur tiram, jelajah dunia usaha jamur, jual bibit jamur kuping, jual bibit jamur shiitake, jual bibit jamur tiram, kultur murni, media bibit jamur, miselium, organik, paket pelatihan online budidaya jamur, pelatihan usaha jamur, pembuatan bibit induk jamur F1, pembuatan kultur jaringan, pembuatan kultur jaringan jamur, pertanian jamur, rial aditya, rumajamur, tentukan bibit jamur yang akan dikembangkan : pembuatan bibit induk jamur F1, usaha pembuatan bibit jamur, video jamur

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s