PANDUAN UNTUK PEMULA

tentukan bibit jamur yang akan dikembangkan : pembuatan bibit semai-bibit tebar jamur F2 (artikel bersambung bagian 12)


Pada prinsipnya, teknik pembuatan bibit tebar F2 sama dengan pembuatan bibit induk F1. Bibit tebar F2 bertujuan untuk perbanyakan bibit terutama jika produksi dilakukan untuk skala besar.

pusat-produksi-bibit-jamur-rumajamur-ganesha-mycosoft
bibit jamur,bibit induk F1, bibit tebar f2

Ada beberapa alternatif dalam pembuatan bibit tebar ini baik dari segi kemasan maupun formulasinya.  Beberapa rekan pengusaha jamur ada yang membuat bibit F2 ini dalam kemasan botol saus/selai seperti halnya pada F1, tapi ada juga yang membuat F2 dalam kemasan plastik menyerupai baglog produksi F3 namun dengan ukuran yang lebih kecil, kurang lebih berbobot 0,25 – 0,5 kg. Yang pasti tidak ada standar khusus dalam membuat kemasan bibit. Bahkan anda bisa berkreasi sendiri misalnya membuat bibit seperti kemasan tempe.

Demikian juga formula yang digunakan bisa bermacam-macam. Yang harus diingat semakin bagus kualitas media biasanya akan semakin mudah terkontaminasi. Sebagai contoh media jagung termasuk media yang sangat bagus untuk pertumbuhan miselium jamur karena nutrisinya yang banyak dan adanya kandungan hormon zeatin, hormon alami golongan sitokinin yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan miselium. Tapi anda harus hati-hati karena media biji bijian seperti jagung mudah terkontaminasi. Alasannya sederhana, semakin lengkap nutrisi yang dimiliki media seperti jagung maka semakin banyak mikroorganisme yang senang hidup didalamnya. Karena itu lakukan sterilisasi dengan benar dan sempurna. Berikut beberapa contoh komposisi/formula media F2 yang bisa anda coba.

komposisi-media-bibit-tebar-f2
komposisi-media-bibit-tebar-f2 jamur kayu
komposisi-media-bibit-jamur-tebar-f2-jamur-kompos
komposisi-media-bibit-jamur-tebar-f2-jamur-kompos

Jika media yang digunakan dominan biji-bijian seperti pada tabel pertama formula 5 dan 6 maka proses pembuatannya seperti pada F1. Adapun jika medianya dominan  serbuk kayu atau jerami maka prosesnya sedikit berbeda. Berikut penjelasannya.

Tahapan proses pembuatan bibit tebar F2 untuk jenis jamur kayu

  1. Campur semua bahan sambil ditambahkan air. Banyaknya air disesuaikan hingga medium kompak yaitu ketika dikepal tidak terurai dan ketika diperas tidak mengeluarkan air.
  2. Masukkan 0,5 kg media ke dalam plastik tahan panas ukuran 1 kg, kemudian padatkan dan tutup dengan mengikatnya menggunakan karet sambil menyelipkan kapas/kapuk pada bagian atas atau tutup dengan menggunakan cincin penutup khusus.
  3. Sterilisasi selama tidak kurang dari 2 jam jika menggunakan kukusan biasa dengan suhu di bawah 100° C. Sementara jika suhu bisa mencapai di atas 121° C pengukusan cukup 5 – 1 jam (biasanya menggunakan autoclave). Setelah steril, simpan log di tempat yang bersih. Setelah dingin, inokulasikan miselium jamur dari bibit induk F1.

Tahapan proses pembuatan bibit tebar F2 untuk jenis jamur kompos

  1. Jika terdapat media limbah kapas sebaiknya direndam terlebih dahulu di dalam air selama satu hari
  2. Jerami dipotong-potong kurang lebih 10 cm kemudian dicuci dan ditiriskan
  3. Campurkan dengan bahan-bahan lainnya hingga merata kemudian lakukan pengomposan 1-2 hari
  4. Masukkan media ke dalam plastik tahan panas ukuran 1 kg kemudian padatkan dan tutup dengan mengikatnya menggunakan karet sambil menyelipkan kapas/kapuk pada bagian atas atau tutup dengan menggunakan cincin penutup khusus.
  5. Sterilisasi selama tidak kurang dari 2 jam jika menggunakan kukusan biasa dengan suhu di bawah 100° C. Sementara jika suhu bisa mencapai di atas 121° C pengukusan cukup 0,5 – 1 jam (biasanya menggunakan autoclave). Setelah steril, simpan log media bibit di tempat yang bersih. Setelah dingin, inokulasikan miselium jamur dari bibit induk F1 sebanyak 1 sendok teh ke dalam satu log F2.

Rial Aditya

RumaJamuR – Ganesha Mycosoft

artikel pelengkap :

SIAPKAN SEGALA KEBUTUHAN HIDUP JAMUR (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 7)

siapkan segala kebutuhan hidup jamur (artikel bersambung bagian 6)

MEMBIDIK JENIS JAMUR YANG AKAN DIBUDIDAYAKAN (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 5)

JELAJAH DUNIA USAHA JAMUR

alternatif usaha yang bisa dipilih dalam bisnis jamur (artikel bersambung bagian 3)

MEMBIDIK JENIS JAMUR YANG AKAN DIBUDIDAYAKAN (ARTIKEL BERSAMBUNG BAGIAN 4)

video panen jamur super cepat

 

– ganesha mycosoft -, autoclave, bibit induk F1, bibit jamur tebar, bibit jamur, bibit jamur induk, bibit jamur kemasan botol, bibit jamur kemasan plastik, bibit jamur shiitake, bibit jamur tiram, bibit tebar F2, cara membuat bibit jamur, google, harga jual jamur, hormon zeatin, jamur kayu, jamur kompos, jamur lingzhi, jamur merang, jamur tiram, jual autoclave, jual bibit jamur, jual bibit jamur bandung, jual bibit jamur cimahi, jual bibit jamur terdekat, komposisi media bibit, media jamur untuk bibit jamur, mikroorganisme, panduan budidaya jamur, panduan untuk pemula, pembuatan bibit, rial aditya, rumajamur, organikganesha, perusahaan jamur bandung, panduan usaha jamur, jamur tiram

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s