FUNGI FACT AND NEWS

Bahaya dan Efek Negatif Jamur Kotoran Sapi (Magic Mushroom)


Psilocybe_semilanceata_magic mushroom_jamur fly mengandung narkobaSahabat RumaJamuR, memetik jamur di alam tentu memerlukan kehati-hatian dan juga pengetahuan yang memadai karena selain terdapat banyak jamur yang bisa di konsumsi, ada juga beberapa jenis jamur yang beracun atau berbahaya karena mengandung unsur alami narkotika. Bagi sahabat sahabat yang mungkin sering berwisata ke berbagai daerah di Indonesia barangkali ada juga yang pernah ditawari jamur sejenis ini. Salah satu istilah yang sering kita dengar yaitu mushroom atau magic mushroom.

Jamur jenis ini (magic mushroom) sebenarnya termasuk jamur yang banyak tumbuh di kotoran hewan, dan jika dikonsumsi bisa menyebabkan “Fly”. Menarik karena penjual jamur ini menawarkannya dengan nama yang indah yaitu Magic Mushroom, hihihi padahal kalau tau itu jamur kotoran hewan barangkali orang pun akan berfikir “1001” kali.

Sebutan lain untuk jenis jamur ini yaitu psilocybin mushroom karena mengandung zat aktif bernama psilosibina. Zat jenis ini termasuk narkotika jenis alamiah atau berbahan dasar tumbuh – tumbuhan alami. Dalam Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dijelaskan bahwa jenis jamur yang tumbuh di kotoran hewan atau yang biasa disebut mushroom, magic mushroom, atau psilocybin mushroom ini termasuk dalam narkotika golongan I. So, hati hati yah!. Maksudnya bukan hati hati make nya diem diem,  tapi ya jangan sampai lah konsumsi yang begini begini, coz siapa pun yang menyalahgunakan jenis jamur ini, baik penjual maupun pengguna, sangat mungkin untuk kena hukuman pidana.

Serupa dengan jenis narkotika lainnya, efek negatif yang ditimbulkan jika mengonsumsi jamur ini adalah memiliki halusinasi tingkat tinggi sesuai dengan situasi psikologis saat mengonsumsinya. Orang yang mengkonsumsi jamur ini bahkan tidak dapat menyadari apa yang dilakukannya salah atau benar di mata orang lain. Kondisi inilah yang memicu beragam tindakan menyimpang lainnya.

Secara kimia, jika seseorang mengonsumsi jamur ini, zat aktif yang ada di dalam jamur tersebut langsung menyerang sel di otak. Pada tahap yang signifikan, kondisi ini bisa menyerang saraf dan mengakibatkan kinerja otak menjadi lebih lamban dari sebelumnya.

Zat ini menyerang sel-sel atau gelembung di dalam otak yang memiliki kemampuan menyerap oksigen. Jadi, otak tidak bisa menyerap oksigen dengan sempurna sehingga akhirnya mengakibatkan lambannya kerja otak.

Menurut beberapa literatur, magic mushroom mengandung zat psylocibine atau zat sejenis alkoholid (nitrogen yang ditemukan dalam alam). Berbeda dengan jamur konsumsi, jamur jenis ini tumbuh di atas permukaan kotoran kerbau atau sapi dan memiliki bau yang menyengat. Jamur ajaib yang juga kerap disebut jamur penghayal ini diperkirakan sudah ada sejak zaman dahulu. Pasalnya, sebuah penelitian menemukan seorang dukun di Siberia menggunakan salah satu jenis dari jamur penghayal tersebut sebagai media untuk membuka pintu yang menghubungkan mereka dengan Sang Pencipta. Uwow! Maksudnya?

 

Rial Aditya

RumaJamuR

 

 

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s