FUNGI FACT AND NEWS

Jamur Tidak Termasuk Golongan Buah-buahan ataupun Sayuran


jenis jenis jamur konsumsiJamur di berbagai daerah memiliki nama atau sebutan yang berbeda beda. Ada yang menyebutnya cendawan, lapuk, kulat, kapang ataupun suung. Jamur sering kita temukan tumbuh di batang tumbuhan, di halaman rumah terutama di musim hujan, pada sisa sisa makanan yang sudah basi, dan di tempat-tempat yang lembab serta kaya zat organik. Oh jangan lupa, bahkan di tubuh kita sendiri yang barangkali kurang terawat seringkali “ditumbuhi” jamur yang sangat mengganggu karena bisa menyebabkan gatal atau iritasi kulit.

Banyak dari kita yang mengira bahwa jamur terutama beragam jamur konsumsi seperti jamur tiram, jamur kuping dan jamur merang termasuk kelompok sayuran atau buah buahan. Sekilas memang seperti itu. namun ternyata di dunia klasifikasi makhluk hidup, jamur berbeda dengan sayur/buah maupun hewan.

Dilansir dari Best Food Facts (30/09), Salah seorang ahli gizi dan keamanan pangan di Universitas Nebraska-Lincoln Amerika Serikat, Alice Henneman, mengatakan jamur termasuk dalam golongan fungi. “Jamur tidak memiliki daun, akar, ataupun biji. Bahkan tidak membutuhkan cahaya untuk tumbuh. Karena beberapa alasan ini maka jamur bukan sayuran sesungguhnya,” jelas Henneman. Bahasa sederhananya jamur memiliki kerajaan tersendiri yang dikenal dengan kerajaan Fungi/Jamur.

Meskipun secara klasifikasi biologi, jamur ada dalam kelompok/kerajaan yang berbeda dengan sayuran, namun Departemen Pertanian Amerika Serikat tetap mengelompokkan jamur ke dalam sayuran. Hal ini karena nutrisi jamur menyerupai nutrisi yang ditemukan pada sayuran lain. Sebuah penelitian di Amerika Serikat mengungkapkan jamur memiliki zat gizi mirip dengan biji-bijian.

Jamur juga menjadi sumber vitamin, serat, potasium, dan kalsium yang sangat baik bagi tubuh. Seperti dikutip dalam Ourohio (30/09), ada 7 jenis jamur yang nutrisinya telah diteliti Departemen Pertanian Amerika Serikat yaitu enoki, crimini, jamur tiram, maitake, shiitake, portabella, dan jamur kancing putih atau Agaricus bisporus.

Masing masing jenis jamur memiliki keunggulannya masing-masing, namun secara umum jamur paling dikenal dengan manfaat penurunan berat badannya. Penelitian Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health membuktikan partisipan yang mengganti konsumsi daging merah dengan jamur kancing putih berat badannya turun sekitar 1,5 kg.

Disamping menurunkan berat badan, konsumsi jamur juga dapat mencegah berbagai penyakit, baik ringan maupun berat seperti penyakit jantung dan diabetes. Agar manfaat kesehatannya maksimal, sangat disarankan untuk memasukkan jamur dalam menu harian kita. Selain rasanya yang enak dan unik, harga jamur juga sangat terjangkau. Proses mengolah jamur pun tidak terlalu sulit. Yang paling sederhana bisa diolah dengan cara ditumis atau dibuat sup dipadupadankan dengan bahan-bahan lain.

 

Rial Aditya

RumaJamuR

 

pelatihan usaha kuliner jamur bersama RumaJamuR

– ganesha mycosoft -, bisnis jamur, cendawan, google jamur, google mushroom, grow your own food, growbox, instagram jamur, instagram rumajamur, jamur kancing, jamur shiitake, Jamur Tidak Termasuk Golongan Buah-buahan ataupun Sayuran, jamur tiram, jenis jenis jamur, kapang, klasifikasi biologi, kulat, kuliner jamur, lapuk, manfaat jamur, masakan jamur, mushome, mushroom cup, nutrisi jamur, olahan jamur, organikganesha, pelatihan kuliner jamur, pelatihan usaha jamur, peluang usaha kuliner di bandung, rumah jamur, rumajamur, suung, usaha jamur, yahoo jamur, vegan, vegetarian, peluang usaha rumah makan vegetarian, kuliner vegan

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s