WORKSHOP & SEMINAR

Training : Proposal Pelatihan Persiapan Pensiun (Tetap Berkarya di Masa Purnabakti)


Training : Proposal Pelatihan Persiapan Pensiun (Tetap Berkarya di Masa Purnabakti)

Training : Proposal Pelatihan Persiapan Pensiun (Tetap Berkarya di Masa Purnabakti)

proposal pelatihan pra purnabakti persiapan masa pensiun.berkarya di masa pensiun

Masa Purnabakti dan Entrepreneurship

Masa purnabakti seseorang dari suatu perusahaan atau instansi tidaklah identik dengan berakhirnya masa berkarya. Setelah memasuki masa purnabakti, seseorang masih dapat terus berkarya dan produktif melalui bidang yang ditekuni dan dipilih secara tepat. Masa purnabakti dapat diisi dengan berbagai macam kegiatan atau aktivitas sebagai suatu karya, baik yang bersifat sosial, bisnis/kewirausahaan (entrepreneurship) maupun gabungan antara sosial dan kewirausahaan (social entrepreneurship) yang dapat dipilih dan ditentukan secara lebih leluasa.

Tetap berkarya setelah memasuki masa purnabakti adalah jawaban yang sangat tepat untuk mengatasi berbagai macam persoalan yang biasanya menyertai seseorang ketika memasuki masa ini seperti diantaranya kondisi mental yang rapuh (post power syndrome), masalah keuangan dan lainnya yang akibatnya bisa mempengaruhi kondisi kesehatan.

Namun demikian untuk tetap berkarya setelah memasuki masa purnabakti bisa jadi akan berbeda kondisi dan kesempatannya dengan saat ketika masih menjadi karyawan atau pegawai sehingga diperlukan suatu persiapan yang memadai untuk memulainya. Oleh karenanya menjadi suatu hal yang sangat bernilai bagi para karyawannya bila suatu perusahaan atau instansi menyelenggarakan suatu program pembekalan bagi para karyawan yang akan memasuki masa purnabakti atau karyawan yang baru saja memasuki masa purnabakti. Melanjutkan karya yang murni bersifat sosial biasanya hanya dilakukan oleh para mantan karyawan atau pegawai yang sudah memiliki kemapanan finansial yang sangat tinggi. Oleh karena itu sebaiknya dan juga memang pada umumnya program pembekalan yang diberikan lebih mengarah kepada entrepreneurship (kewirausahaan) yang bisa juga bersinergi dengan aktivitas yang sifatnya sosial (social entrepreneurship). Pada proses pembekalan yang diantaranya berbentuk pelatihan tersebut, keikutsertaan pasangan (istri atau suami) dalam prosesnya akan lebih memberikan nilai positif dalam kaitan terealisasinya suatu usaha sebagai tindak lanjut dari program pembekalan tersebut.

Program pembekalan yang diberikan dapat bersifat sekedar membuka wawasan saja melalui pelatihan-pelatihan yang bersifat teknis seperti umumnya yang diselenggarakan saat ini oleh berbagai lembaga pelatihan, namun akan menjadi lebih baik bila dalam pembekalan tersebut meliputi juga pembukaan forum yang bersifat penjajakan untuk kemitraan (partnership) dalam rangka realisasi dan implementasi untuk memulai berwirausaha. Dalam masa purnabakti, seseorang harus diarahkan untuk memilih bidang usaha yang merupakan minatnya (passion) dan secara hitungan bisnis tetap harus dapat menghasilkan profit yang memadai dibandingkan apabila dana yang dimiliki disimpan di Bank (deposito/tabungan).

Pemilihan bidang usaha pun ditekankan pada aspek ketenangan dari lokasi tempat usaha tersebut dijalankan, tidak memerlukan mobilitas yang tinggi dan resiko usaha yang tidak terlalu tinggi. Demikian juga dalam menjalankan usahanya seseorang yang memasuki masa purnabakti sebaiknya memiliki partner yang dari sisi usia lebih muda sehingga dapat  memadukan antara kemapanan manajerial dan keuangan dengan aktifitas dan ide ide segar.

 

Profil CV. Ganesha Mycosoft

Wirausaha atau kata ‘entrepreneurship’ cukup asing bagi umumnya mahasiswa dan alumni ITB pada era tahun 1990-an dan sebelumnya, namun seiring dengan berjalannya waktu dimana kondisi ekonomi negeri ini makin menurun, jalur kewirausahaan pun menjadi salah satu alternatif bagi para lulusan ITB dan perguruan tinggi lainnya karena makin terbatasnya lapangan kerja yang tersedia. Atas dasar kondisi tersebut beberapa alumni dari kampus Ganesha mendirikan Ganesha Mycosoft sebagai wadah untuk menuangkan  semangat berwirausaha dan berbisnis yang diawali dengan berbisnis di bidang budidaya jamur.

Dalam perkembangannya, GM saat ini melakukan berbagai fungsi terkait kewirausahaan yaitu diantaranya menyelenggarakan berbagai macam pelatihan kewirausahaan seperti ‘Workshop Entrepreneurship’, pelatihan pembuatan bibit dan budidaya jamur, pelatihan kuliner berbahan dasar jamur, tempat magang bagi mahasiswa dari berbagai kampus maupun masyarakat umum, narasumber pada berbagai pelatihan seperti pada pelatihan persiapan purnabakti, penyelenggaraan seminar, pameran, dan event-event sejenis. Selain itu, GM juga menginisiasi pembentukan paguyuban bagi petani petani jamur terutama di cisarua bandung barat.

Pelatihan Persiapan Purnabakti

Dengan kondisi alamnya yang cocok untuk usaha pertanian (termasuk didalamnya perkebunan, peternakan dan perikanan) dan masih mendominasinya bidang pertanian dalam kontribusi penyediaan lapangan pekerjaan, maka umumnya masyarakat Indonesia masih tinggi naluri dan keinginannya untuk terjun di bidang pertanian maupun pengolahan hasil pertanian. Hal ini berlaku juga bagi sebagian besar masyarakat pekerja di Indonesia yang selama puluhan tahun posisinya adalah sebagai seorang pegawai atau karyawan suatu perusahaan atau instansi yang pada saat memasuki masa purnabakti atau pensiun memiliki keinginan kuat untuk bergerak sebagai wirausahawan di bidang pertanian dan produk berbahan dasar hasil pertanian. Keinginan ini biasanya dilandasi oleh latar belakangnya yang berangkat dari pedesaan/daerah pertanian/keluarga petani ataupun karena ingin menikmati hidup dengan ketenangan di daerah pertanian yang masih segar.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut dalam penyelenggaraan pelatihan untuk para karyawan atau pegawai yang akan atau sudah memasuki masa purnabakti, GM lebih menitikberatkan kepada bidang yang terkait dengan pertanian dan pengolahan produk pertanian. Namun demikian mengingat sumberdaya anggota GM yang memiliki usaha yang cukup beragam, pelatihan kewirausahaan untuk bidang lainnya sangat memungkinkan untuk diselenggarakan bila ada pihak yang memerlukannya.

Materi

Untuk saat ini pelatihan kami fokuskan pada bidang usaha jamur. Pelatihan berlangsung selama 2 hari. Penyampaian materi dilakukan melalui presentasi dan diskusi disertai dengan praktek lapangan. Materi-materi yang disampaikan pada pelatihan ini adalah sebagai berikut :

  • Entrepreneurship/Dasar kewirausahaan
  • Budidaya jamur
  • Kuliner berbahan dasar jamur
  • Pemasaran on line dan off line
  • Partnership usaha
  • Evaluasi

 

Fasilitas

Fasilitas yang diperoleh peserta selama pelatihan berlangsung adalah :

  • Makan siang
  • Snack
  • alat tulis
  • Dokumentasi selama pelaksanaan pelatihan
  • Soft copy dan hard copy materi pelatihan
  • Bibit jamur dan produk kuliner hasil workshop

 

Materi-materi pelatihan diberikan oleh narasumber yang merupakan pelaku langsung di bidang usahanya masing-masing sehingga yang disampaikan bukan sekedar teori melainkan pengalaman langsung dari pelaku usaha. Narasumber merupakan anggota maupun pengurus dari GM diantaranya

  • Rial Aditya, S.Si (Praktisi Pembibitan dan Budidaya jamur)
  • Winda Agustiani S.Si (Praktisi Kuliner Jamur)

Lokasi Pelatihan

Cisarua, Bandung Barat

 

Biaya Pelatihan

Biaya keikutsertaan pelatihan yang diajukan untuk kelompok peserta karyawan atau pegawai (10-30 orang) yang akan/sudah memasuki masa purnabakti per orang adalah

Paket 1. 1.500.000,- (tidak termasuk biaya penginapan)

Paket 2. 2.000.000,- (termasuk biaya penginapan 2 hari 1 malam)

 

Program Paska Pelatihan

Keinginan yang kuat saja untuk berwirausaha setelah memasuki masa purnabakti tentu tidak mencukupi untuk mulai menggeluti dunia usaha, dibutuhkan penguasaan ilmu dan informasi yang cukup serta dengan mempertimbangkan usia dari karyawan/pegawai yang akan atau sudah memasuki masa purnabakti terkait dengan kemampuan mobilitasnya yang mungkin menurun maka mitra usaha yang dapat dipercaya dan diandalkan menjadi hal yang sangat diperlukan. Mitra usaha ini haruslah orang-orang muda yang memiliki kejujuran, energi, spirit dan idealisme yang tinggi sehingga bila dikombinasikan dengan mitra/partner usaha yang berasal dari karyawan/pegawai yang akan atau sudah memasuki masa purnabakti yang sarat dengan pengalaman terutama dari segi manajerial maka akan saling memperkuat dalam mendorong lajunya suatu usaha.

 

Kontak

Alamat Kantor : Jalan Ciloa, Desa Pasirhalang rt 04 rw 08 , kec. Cisarua, Bandung Barat

Telepon : 08122199811

E-mail : rial@rumajamur.com

Website  :  http://www.rumajamur.com

No. Rekening : Bank Mandiri KCP Siliwangi Bandung a/n Rial Aditya no. 1300009766927

 

Pelatihan yang diselenggarakan untuk para karyawan/pegawai yang akan/sudah memasuki masa purnabakti ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk terus berkarya dan produktif melalui bidang yang diminati terutama di sektor pertanian dan produk olahan hasil pertanian dengan bekal ilmu yang cukup dan tepat serta kemitraan yang saling menguntungkan sehingga memungkinkan mereka tetap memberikan kemanfaatan seluas-luasnya bagi keluarga dan masyarakat.

 

Hormat Kami,

 

CV. Ganesha Mycosoft

 

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s