PANDUAN UNTUK PEMULA

Cara Mudah Budidaya Jamur di Rumah dengan Media Limbah Rumah Tangga


Cara mudah budidaya jamur di rumah

Cara mudah budidaya jamur di rumah. Sebagian orang yang baru mempelajari cara menumbuhkan dan membudidayakan jamur baik dari buku, video, ataupun melalui kegiatan workshop,  mungkin akan kehilangan semangat setelah mengetahui “rumitnya” tahapan untuk bisa menghasilkan jamur. Mulai dari pembuatan bibitnya yang bermacam macam, bibit murni f0, bibit induk f1, hingga bibit tebar f2. Kemudian juga cara membuat media tumbuh/baglog  jamur yang mesti melalui berbagai macam proses, seperti pencampuran, pengayakan, pengemasan media, dan proses pengukusan yang membutuhkan waktu berjam jam lamanya. Hingga  pada proses pemeliharaannya pun  perlu memperhatikan begitu banyak variable lingkungan baik kebersihan,  suhu, kelembaban, cahaya, teknik penyiraman, hama, penyakit, C/N rasio, pupuk, dan lain lain.

cara mudah budidaya jamur di rumah.budidaya jamur media kardus rumajamur ganesha mycosoft bandung 5_Fotor

Untuk itu perlu rasanya kita berbagi sudut pandang lain, yang berbeda, yang lebih sederhana,  yang mungkin akan membuat sebagian rekan rekan  berubah fikiran dan bersemangat kembali untuk mempelajari atau bahkan mendalami dunia jamur yang luar biasa ini walaupun dari sudut pandang yang sangat biasa.

Jamur dalam keseharian

Fenomena sehari hari, baik di dalam maupun di luar rumah, yang mungkin  tidak kita sadari, sebetulnya dapat menunjukkan betapa akrabnya kehidupan manusia  terutama orang Indonesia dengan jamur, dan juga menunjukkan betapa mudahnya menumbuhkan jamur.

Kulit yang tidak terawat sangat rentan untuk ditumbuhi jamur. Yes, Right… panu, kadas, kurap, dan kawan kawannya adalah infeksi kulit yang disebabkan jamur. Untungnya bukan jamur yang  bisa menghasilkan tubuh buah 🙂

Lemari pakaian yang lembab, menyebabkan pakaian kita ditumbuhi bercak bercak putih. Ya benar lagi, itu lah jamur. Apa lagi? Banyaaak. Cermin, alat yang berperan besar  membantu Anda lebih percaya diri sering juga  berjamur sehingga nampak buram. Barang barang rumah tangga hingga makanan yang kadaluarsa juga disebabkan oleh jamur dan bakteri.

Dari sisi yang lain, jamur juga membantu kita menghasilkan makanan dan minuman yang amat sangat akrab dalam keseharian kita. Tempe, Oncom, Roti, Tape, tauco, kecap, Brem, daaan lain lain.

Oke itu sedikit gambaran betapa jamur sebenarnya sangat melekat dalam keseharian kita dan begitu mudah tumbuh dimana mana, di dalam maupun di luar rumah.

Budidaya jamur dengan media limbah

Jadi bagaimana cara menumbuhkan jamur dengan teknik yang paling sederhana? Jawabannya sangat mudah, bahkan kita bisa memanfaatkan bahan bahan bekas atau limbah dari rumah tangga. Pertama kita kumpulkan bahan bahan limbah rumah tangga yang banyak mengandung serat, apa saja? Banyak sekali, contohnya ampas kopi, ampas teh, kardus, daun daunan kering, kulit dan bonggol jagung.  Atau jika kita mencari di sekitaran rumah biasanya banyak juga terdapat sumber serat yang berlimpah dan murah, bahkan mungkin gratis. Seperti  contoh serutan kayu di tempat  kusen, sabut kelapa dari warung warung es kelapa muda, limbah kapas dari pabrik tekstil, dan limbah limbah lainnya yang mengandung serat.

Cara membuatnya? Cukup dengan 7 langkah mudah membudidayakan jamur.  Kita ambil contoh membuat media tumbuh jamur menggunakan  kardus

  1. Kardus dicacah menjadi bagian bagian kecil, bisa disobek sobek langsung dengan tangan, di gunting atau di cutter.
  2. Rebus potongan kardus tadi dengan air mendidih selama 10-15 menit
  3. Tiriskan, jika kandungan airnya terlalu banyak bisa dibantu dikurangi kadar airnya dengan cara diperas
  4. Masukkan ke dalam wadah. Wadah apapun yang ada di rumah yang sudah tidak terpakai. Bisa menggunakan cup plastik, toples, botol bekas selai, ember, plastik, dll
  5. Masukkan bibit jamur. Jika tidak mempunyai bibit yang umum di jual untuk pembudidaya jamur, rekan rekan bisa menggunakan cacahan jamur yang di beli di pasar. Masukkan sekitar 10% cacahan jamur dari jumlah media kardus yang digunakan. Misal jika rekan rekan menggunakan sekitar 1 kg kardus, maka cacahan jamur yang dimasukkan untuk bibit sekitar 100 gram.
  6. Tutup wadah menggunakan tissue, kain, atau penutup lain yang masih memungkinkan masuknya oksigen. Biarkan hingga miselium putih menyebar rata, kurang lebih 2 minggu
  7. Buka tutup wadah, biarkan tubuh buah jamur tumbuh sambil sesekali di spray dengan air bersih. Panen setelah ukuran cukup besar.
cara mudah budidaya jamur di rumah. budidaya jamur media kardus rumajamur ganesha mycosoft bandung 7_Fotor
kardus sebagai media budidaya jamur
cara mudah budidaya jamur di rumah.budidaya jamur media kardus rumajamur ganesha mycosoft bandung 3_Fotor
budidaya jamur media kardus

Demikian cara mudah budidaya jamur di rumah. Semoga bisa menginspirasi Anda untuk tetap berkarya dan beraktifitas di rumah bersama keluarga.

cara mudah budidaya jamur di rumah. budidaya jamur media kardus rumajamur ganesha mycosoft bandung 4_FotorCatatan :   Untuk bahan lain teknikna hampir sama dengan menggunakan kardus. Setelah panen usahakan media disimpan di tempat lembab, dirawat dengan penyiraman dengan spray setiap hari. Jamur biasanya bisa beberapa kali tumbuh hingga media kering dan mengkerut.

 

Rial Aditya – RumaJamuR

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s