jamur kancing

Budidaya Jamur Kancing (2)

Budidaya Jamur Kancing

budidaya jamur kancing.jenis jenis jamur.agaricus bisporus.jamur kancing.champignon.rumajamur.organiganesha.rial aditya

Budidaya jamur kancing memiliki tahapan menyerupai budidaya jamur merang. Setelah proses fermentasi media selesai selanjutnya dilakukan tahapan tahapan berikut yaitu sterilisasi media, inokulasi bibit, inkubasi serta pemanenan.

2. Sterilisasi

Setelah tahap pengomposan selesai selanjutnya dilakukan sterilisasi di dalam ruang khusus atau kumbung yang tertutup rapat. Sterilisasi dilakukan dengan mengalirkan uap air panas selama 4-8 jam dengan suhu antara 60-70°C. Selanjutnya, suhu dipertahankan pada angka 40-50°C selama 12-24 jam. Selengkapnya

PANDUAN UNTUK PEMULA

tentukan bibit jamur yang akan dikembangkan (artikel bersambung bagian 8)

Jika berniat memproduksi bibit sendiri maka Rekan rekan harus menguasai teknik-teknik dalam membuat bibit/biakan  jamur.  Artikel lanjutan ini sangat penting karena inilah bagian hulu dari sebuah siklus dalam dunia perjamuran. Jadi jangan sampai Rekan rekan lewatkan. Artikel Selengkapnya

PANDUAN UNTUK PEMULA

PENYEBAB KEGAGALAN / KONTAMINASI PADA MEDIA BAGLOG JAMUR DAN SOLUSINYA

Tidak sedikit  dari rekan-rekan yang bercerita mengenai banyaknya kegagalan saat membuat media baglog. Padahal pengukusan  sudah dilakukan hingga  lebih dari 8 jam. Tapi kenyataannya kegagalan berupa kontaminasi dari jamur lain seperti trichoderma yang berwarna hijau (kontaminan yang paling umum ditemui dalam budidaya jamur konsumsi) masih saja tinggi. Lalu apa sebenarnya penyebab masih terjadinya kontaminasi tersebut.

Dari gambaran yang diperoleh ada  beberapa kemungkinan yang menyebabkan terjadinya kontaminasi

  • Tidak optimalnya pengukusan

SELENGKAPNYA

BUDIDAYA JAMUR, PANDUAN UNTUK PEMULA

Pentingnya Perawatan Baglog yang Intensif

Mendapatkan hasil panen jamur yang melimpah sudah pasti menjadi harapan semua petani jamur. Apalagi panenan yang banyak tersebut ditunjang dengan kualitas  jamur yang sesuai dengan parameter pasar. Tentu  petani pun akan mendapatkan harga jual terbaik dan keuntungan yang melimpah. Tulisan selengkapnya

PERTANIAN

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PERTANIAN ORGANIK ?

IMG_4313

Lembaga dunia yang bergerak dalam pengembangan pertanian organik, IFOAM (International Federation of Organic Agriculture Movements), mendefinisikan pertanian organik sebagai sistem pertanian holistik (menyeluruh) yang dapat mendukung dan menjaga keanekaragaman hayati, serta keberlangsungan siklus biologi dan aktivitas biologi tanah.

Melalui sistem ini kegiatan usaha tani secara keseluruhan, baik proses produksi maupun proses pengolahan hasil dikelola secara alami dan ramah lingkungan tanpa menggunakan bahan kimia sintetis dan rekayasa genetik sehingga diharapkan mampu menghasilkan produk yang sehat, berkualitas serta berkelanjutan.

Lebih dari itu, harapan yang menjadi dasar dari dikembangkannya sistem pertanian organik ini ialah terbangunnya kemandirian dan kesejahteraan para petani yang selama ini identik dengan potret kehidupan yang serba kekurangan dan hanya menjadi objek pembodohan dari para pelaku pasar yang tidak bertanggung jawab.

Artikel selengkapnya…