MOTIF AKSI

Kunci Kegagalan

peanuts-never-ever-ever

Kita semua tidak ingin gagal. Kita semua menghindari kegagalan. Tetapi rupanya kegagalan sangat akrab dalam kehidupan kita. Banyak  target yang tak tercapai, banyak cita-cita yang tak terealisasi, dan banyak harapan tinggal harapan.

Mengapa kita gagal dan tidak mencapai keberhasilan? Mengapa kita  belum berhasil dan menemui kegagalan? Apakah kegagalan merupakan  realitas wajib sehingga keberhasilan dapat kita apresiasikan? Pertanyaan-pertanyaan diatas sering menghantui kita dan memerlukan  jawaban dari kita masing-masing.

Kegagalan tidak terjadi dalam semalam. Keberhasilan pun tidak dicapai  dalam sehari. Kedua tesis di atas sangat sederhana tetapi juga sangat  benar.

Saya teringat ucapan seorang dokter tetangga saya, ketika pulang  mengantarkan tetangga kami yang kena serangan jantung ke rumah sakit  gawat darurat. Dia berkata bahwa sebetulnya serangan jantung tidak  datang dengan tiba-tiba, tetapi bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh  tahun penyakit jantung telah ditimbun mulai dari merokok terlalu  banyak, minum kopi terlalu banyak, malas olahraga sehingga sedikit  demi sedikit pembuluh darah semakin menyempit.

Akhirnya sedemikian sempitnya sehingga kegagalan jantung terjadi.  Benarlah bahwa kegagalan jantung tidak terjadi dalam semalam melainkan ditumpuk bertahun-tahun, sedikit demi sedikit.

Keberhasilan pun berlangsung dengan modus yang sama, sedikit demi  sedikit keberhasilan ditumpuk sedemikian rupa sehingga keberhasilan itu lama kelamaan besar. Artikel selengkapnya

PERTANIAN

Dua Cara Utama Produksi Pestisida Nabati

hama_tanaman.ulat penggerek.kutu daun.walang sangit.wereng coklat.rumajamur.organik.pestisidaSecara umum ada dua cara mudah untuk membuat membuat pestisida nabati yaitu perendaman untuk menghasilkan produk ekstrak dan penumbukan, pembakaran, pengerusan serta pengepresan untuk menghasilkan produk berupa pasta atau tepung. Kedua duanya memiliki kelebihan masing-masing. Namun demikian untuk alasan mempermudah kegiatan produksi pestisida, banyak petani yang memilih memproduksi dengan cara ekstraksi. Berikut beberapa contohnya :

Selengkapnya

jamur kancing

Mushroom Cultivation and Harvesting

Mushroom Cultivation and Harvesting

Mushroom cultivation is a technical process. As mushroom professionals often talk in a technical language, a few of these terms will first be explained :

Mycelium – the fungal threads (comparable to plant roots) that sprout the mushrooms.

Spores – miniscule mushroom ‘seeds’ that are kept safe in the brown gills under the cap of the mushroom (almost impossible to see with the naked eye).

Grain spawn – sterile grain inoculated with mushroom spores. The mycelium sprouts from the spores and retrieves food from the grain.

Compost – a mixture of horse manure, straw, gypsum and chicken manure.

Permeated compost – compost that has been mixed with grain spawn. The mycelium permeates the compost. The grower creates the perfect conditions under which the mycelium will start sprouting mushrooms.

Casing – a layer of peat covering the compost to regulate the humidity of the compost. The peat is often mixed with foam soil (spent lime), a by-product of the sugar industry.

Flush – a cropping cycle of mushrooms, from the moment they pop their heads above the casing.

Selengkapnya

FUNGI FACT AND NEWS

Jamur Pemakan Plastik

Jamur Pemakan Plastik

Jamur Pemakan Plastik. Tim peneliti dari Yale University Departemen Molekuler Biofisika dan Biokimia telah menemukan satu spesies jamur yang sangat menarik di hutan hujan Amazon. Spesies jamur tersebut memiliki kemampuan alami untuk menghancurkan dan melahap poliuretan. Dengan fakta bahwa saat ini dunia harus menghancurkan 251 juta ton plastik yang dibuang setiap tahun, jenis penemuan ini membuka potensi baru bagi dunia. Selengkapnya

jamur kancing

Budidaya Jamur Kancing (2)

Budidaya Jamur Kancing

budidaya jamur kancing.jenis jenis jamur.agaricus bisporus.jamur kancing.champignon.rumajamur.organiganesha.rial aditya

Budidaya jamur kancing memiliki tahapan menyerupai budidaya jamur merang. Setelah proses fermentasi media selesai selanjutnya dilakukan tahapan tahapan berikut yaitu sterilisasi media, inokulasi bibit, inkubasi serta pemanenan.

2. Sterilisasi

Setelah tahap pengomposan selesai selanjutnya dilakukan sterilisasi di dalam ruang khusus atau kumbung yang tertutup rapat. Sterilisasi dilakukan dengan mengalirkan uap air panas selama 4-8 jam dengan suhu antara 60-70°C. Selanjutnya, suhu dipertahankan pada angka 40-50°C selama 12-24 jam. Selengkapnya

jamur kancing

Budidaya Jamur Kancing (1)

budidaya jamur kancing champignon agaricus bisporus bibit jamur kancing

Budidaya Jamur Kancing

Budidaya jamur kancing memiliki tahapan yang hampir sama dengan jamur kompos lainnya seperti jamur merang. Dimulai dengan pengomposan media, sterilisasi media, inokulasi/penanaman bibit, inkubasi dan pemanenan.

Artikel Selengkapnya

BUDIDAYA JAMUR

Jenis Jenis Jamur Konsumsi-Edible Mushroom

Jenis Jenis Jamur Konsumsi  (1)

Jenis jenis jamur komsumsi yang banyak di budidayakan di seluruh dunia diantaranya :

1. Jamur Kancing atau Champignon (Agaricus bisporus)

jenis jenis jamur.agaricus bisporus.jamur kancing.champignon.rumajamur.organiganesha.rial aditya

Merupakan salah satu dari jenis jenis jamur yang paling banyak dibudidayakan di dunia, sekitar 38% dari total  produksi jamur dunia. Agaricus bisporus)atau champignon merupakan jamur pangan yang berbentuk hampir bulat seperti kancing dan berwarna putih bersih, krem, atau coklat muda. Dalam bahasa Inggris disebut sebagai table mushroom, white mushroom, common mushroom atau cultivated mushroom. Artikel selengkapnya…